21 Oktober 2018

RSS Facebook Twitter

Yofri Haryadi

Yofri Haryadi

Bogor : Unit Reskrim Polsek Caringin Kabupaten Bogor mengamankan 3 orang pemalsu dan 1 orang pengguna SIM B1 yang di buat dengan cara yang tidak lazim. Tidak hanya SIM saja , kawanan pelaku yang membuka jasa pengurusan STNK dan SIM itu juga memalsukan berbagai dokumen jual beli dan pajak kendaraan bermotor.

Kapolsek Caringin AKP Soeseno mengatakan 3 pelaku yakni J, RK, dan AE di bekuk tim buser Polsek Caringin dalam waktu berbeda.  Jaringan tersebut melakukan aksinya hingga wilayah DKI Jakarta dan Sukabumi , dengan target utamanya adalah sopir  truk dan pengusaha transporter. "ini pelakunya tersistematis , mereka punya biro jasa untuk mengurus SIM dan STNK dan kita telusuri terus pembuatannya, kita mengingatkan kepada masyarakat jangan mengurus surat lewat calo langsung saja ke kantor polisi ", Ujar kapolsek Caringin AKP Soeseno, Kamis (15/03/2018)

Selain mengamankan Surat tanda KIR dan STNK palsu tim buser polsek Caringin juga mengamankan stempel dari Dinas pajak hingga Dittlantas , alat cetak manual, printer digital dan juga bak stempel yang di gunakan pelaku memalsukan dokumen negara .Tiga orang  pelaku utama tersebut di jerat pasal 263 KUHP dengan ancaman kurungan 8 tahun karena memalsukan dokumen negara. 

Bogor : Sebuah menara seluler setinggi 15 meter di Desa Sukamantri Kecamtan Taman Sari Kabupaten Bogor akhirnya di bongkar paksa karena tidak berizin.  Eksekusi menara seluler yang di lakukan itu berbeda dari cara lama yang biasanya hanya di cabut baterai dan aliran listriknya saja. 

Satpol PP Kabupaten Bogor dalam eksekusi tersebut  di bantu tenaga spesialis konstruksi Menara.   Kepala Bidang Penegakan dan Ketertiban Umum Pol PP Kabupaten Bogor M Ruslan mengatakan eksekusi di lakukan karena sudah ada perintah dari dinas teknis, dalam hal ini adalah  Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu atau Dinas PUPR. "Laporan banyak kan kita harus mendapatkan perintah dari dinas teknis baru bertindak, verifikasi kita sudah lakukan di sejumlah menara seluler yang di laporkan masyarakat tinggal tunggu saja", Jelas Kabid Penegakan dan Tibum M Ruslan, Kamis (15/03/2018)

Syarat izin pendirian menara seluler saat ini cukup ketat , satu menara harus di pergunakan oleh 2 atau lebih provider seluler. Dan pembangunan menara berada pada radius aman dari pemukiman padat penduduk. Pol PP sendiri sudah melakukan verifikasi sejumlah Menara seluler illegal yang beroperasi di kabupaten Bogor.

Bogor : Pasca pengehentian evakuasi korban yang di duga tertimbun longsor di Riung Gunung Puncak Bogor , tim evakuasi mulai melakukan pengupasan bukit untuk pelebaran dan pengerasan jalan , Kamis (08/02). Hal itu menyusul Instruksi dari Kementrian PUPR yang akan melakukan pengupasan 2 bukit di 3 titik yakni Riung Gunung –At Tawun dan Naringgul Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.  Selain longsor di riung gunung jalur Puncak longsor juga terjadi di 24 titik yang tersebar di kecamatan Cisarua dan Megamendung, Longsoran tebingan itupun mengancam warga di tengah pemukiman padat penduduk serta jebolnya jembatan penghubung kampong dan desa luput dari pantauan para pengambil kebijakan.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana di kampong Naringgul Cisarua , Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar menjelaskan, di samping kerusakan tata ruang ada program pemerintah yang tidak berlanjut. Salah satunya penertiban vila liar di kawasan Puncak Bogor , Demiz menegaskan factor terhentinya program penertiban vila liar itupun karena minimnya dana dan perhatian dari pemerintah. " ini kan seharusnya pemilik vila liar membongkar sendiri , mereka kan orang terpandang orang besar punya jabatan pasti tahu kalau mereka melanggar kalau di tertibkan pemerinah habis dong uang negara untuk bongkar bongkarin vila liar, harus ada satu tujuan dalam menyelamatkan lingkungan jangan saling lempar kesalahan, ini tanggung jawab lintas pemerintah dan kementrian", Jelas Wakil Gubernur Dedy Mizwar , Kamis (08/02).

Sementara itu kondisi kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan puncak Bogor akibat salah urusnya perizinan dan juga ketidak seragaman data dan peta lahan terutama di Cisarua dan Cianjur. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimulyo menjelaskan harus ada 1 peta yang mengatur lahan untuk perumahan dan perkebunan.  Kawasan Puncak di atur oleh lintas kementrian dan pemerintahan Degradasi lahan yang terjadi tentunya harus di selesaikan secara bersama sama.  

"Ini karena minimnya daerah resapan air bukan semata mata karena faktor cuaca , banyak lahan serapan yang hilang sehingga jalan kurang tertopang dengan kuat ", Tambah Menteri PUPR Basuki Hadimulyo.  

Alih fungsi lahan terus mengintai kawasan puncak Bogor.  Pelakunya adalah para pengusaha dan pemegang konsesi dan ketidak akuratan peta antara Lahan HGU milik perusahaan perkebunan, Taman Nasional dan lahan rakyat menjadi penyebab utama hilangnya 5,7 ribu hektar hutan puncak yang dampaknya adalah bencana banjir dan longsor. /KBRN

Bogor : Batu besar yang menutup seperempat jalan menuju lokasi korban bencana saat terjadi gempa bumi di lepas pantai Lebak Banten akhirnya berhasil di singkirkan. Truk pengangkut bantuan berupa makanan dan pakaian kepada sejumlah korban yang masih trauma akibat gempa di Desa Malasari dapat memasuki lokasi bencana.  Kapolres Bogor AKBP Andi M Diki bersama dengan seluruh jajaran TNI dan Pemerintah Daerah membagi tugas untuk membantu proses evakuasi dan rehabilitasi pasca bencana. Termasuk menyediakan hunian sementara bagi warga terutama anak anak yang trauma dengan kejadian itu.

Kerusakan yang di timbulkan dampak dari Gempa Bumi di lepas pantai Lebak Banten adalah  128 rumah rusak ringan dan 25 rumah rusak berat termasuk  sebuah Masjid //
Wilayah Desa Malasari Nanggung Kabupaten Bogor merupakan wilayah terdekat dari sumber gempa dan berada di ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut gunung Halimun Salak.
Selain desa Malasari, kerusakan bangunan juga menimpa Sekolah Dasar negeri Cimande 2 kecamatan Caringin kabupaten Bogor. Kepala Sekolah SDN Cimande 2 Anis Rengganis mengatakan ruang kelas 5 SD tersebut mengalami keretakan pada bagian dinding dan atap bangunan. Untuk sementara siswa kelas 5 SDN Cimande 2 belajar di ruang kerja guru menungggu perbaikan  atap dan dinding ruang kelas hingga aman untuk di tempati.
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL